WEBSITE SEDANG DIKEMBANGKAN

Showing posts with label Umum. Show all posts
Showing posts with label Umum. Show all posts

Cara Mudah Menggambar Elevasi Bangunan dengan AutoCAD



Berikut ini adalah cara yang mudah dalam menggambar elevasi dengan aplikasi AutoCAD. Video berikut ini akan sangat mudah dimengerti oleh pemula AutoCAD sekalipun.
Selamat mempelajari.



Read more...

5 Aplikasi Terbaik untuk Desain 3D (ada yang Gratis)




1. BLENDER
Blender adalah produk perangkat lunak grafis komputer 3D gratis dan open-source profesional yang digunakan untuk membuat film animasi, efek visual, seni, model tercetak 3D, aplikasi 3D interaktif, dan permainan video. Fitur Blender termasuk pemodelan 3D, pembukaan UV, texturing, pengeditan grafik raster, simulasi rigging dan skinning, cairan dan asap, simulasi partikel, simulasi tubuh lunak, mematung, menjiwai, mencocokkan gerakan, pelacakan kamera, rendering, pengeditan video dan pengomposisian. Ini lebih lanjut fitur mesin permainan terintegrasi.


2. SWEET HOME 3D
Sweet Home 3D adalah aplikasi perangkat lunak desain interior gratis yang membantu Anda menggambar rencana rumah anda, mengatur perabotan di atasnya dan mengunjungi hasilnya dalam 3D. Anda dapat mengunduh Sweet Home 3D untuk menginstalnya di komputer Anda dan / atau menggunakannya secara online di browser anda. Sweet Home 3D adalah satu-satunya perangkat lunak desain interior open source. Ini diunduh 10.000 kali sehari dan digunakan oleh para amatir maupun profesional.


3. BRL-CAD
BRL-CAD adalah sistem desain berbantuan komputer (CAD) solid modeling yang solid dan konstruktif. Ini termasuk editor geometri interaktif, dukungan pelacakan sinar untuk rendering grafis dan analisis geometrik, jaringan komputer didistribusikan dukungan framebuffer, scripting, pengolahan gambar dan alat pemrosesan sinyal. Seluruh paket didistribusikan dalam kode sumber dan bentuk biner.

Meskipun BRL-CAD dapat digunakan untuk berbagai aplikasi teknik dan grafik, tujuan utama paket ini terus menjadi dukungan analisis balistik dan elektromagnetik. Sesuai dengan filosofi Unix mengembangkan alat independen untuk melakukan tugas tunggal, spesifik dan kemudian menghubungkan alat bersama-sama dalam paket, BRL-CAD pada dasarnya adalah kumpulan pustaka, alat, dan utilitas yang bekerja sama untuk membuat, mentransmtrasikan, dan menginterogasi geometri dan memanipulasi file dan data. Berbeda dengan banyak aplikasi pemodelan 3D lainnya, BRL-CAD menggunakan CSG daripada representasi batas. Ini berarti BRL-CAD dapat "mempelajari fenomena fisik seperti penetrasi balistik dan termal, radiasi, neutron, dan jenis transportasi lainnya"

Perpustakaan BRL-CAD dirancang terutama untuk pemodel geometrik yang juga ingin mengotak-atik perangkat lunak dan merancang alat khusus. Setiap perpustakaan dirancang untuk tujuan tertentu: membuat, mengedit, dan geometri raytracing, dan penanganan gambar. Sisi aplikasi BRL-CAD juga menawarkan sejumlah alat dan utilitas yang terutama berkaitan dengan konversi geometrik, interogasi, konversi format gambar, dan manipulasi gambar berorientasi baris perintah.

4. FREE-CAD
FreeCAD adalah gratis dan open-source (di bawah LGPLv2 + lisensi) serba guna 3D CAD modeler tujuan umum. FreeCAD ditujukan langsung pada teknik mesin dan desain produk tetapi juga cocok dalam berbagai kegunaan yang lebih luas di sekitar teknik, seperti arsitektur atau spesialisasi rekayasa lainnya. FreeCAD saat ini sedang dalam tahap pengembangan beta.

5. SKETCHUP
SketchUp (sebelumnya Google Sketchup) adalah program komputer pemodelan 3D untuk berbagai aplikasi menggambar seperti arsitektur, desain interior, teknik sipil dan mekanik, film, dan desain video game-dan tersedia dalam versi freeware, SketchUp Make, dan versi berbayar dengan fungsi tambahan, SketchUp Pro.

SketchUp saat ini dimiliki oleh Trimble Navigation, sebuah pemetaan, survei, dan peralatan navigasi perusahaan. Penulis program menggambarkannya sebagai mudah digunakan. Ada perpustakaan sumber terbuka secara online dari rakitan model gratis (misalnya jendela, pintu, mobil), Gudang Gambar 3D , di mana pengguna dapat menyumbangkan model. Program ini mencakup fungsi tata letak gambar, memungkinkan perenderan permukaan dalam "gaya" variabel, mendukung program "plug-in" pihak ketiga yang dihosting di situs yang disebut Gudang Ekstensi untuk menyediakan kemampuan lain (misalnya, dekat rendering foto-realistis), dan memungkinkan penempatan modelnya di Google Earth.

Read more...

Rumus-rumus Teknik yang Paling Sering Dipakai dalam Dunia Konstruksi


Dunia konstruksi dan Teknik membutuhkan banyak hitungan dan pengetahun bangun ruang (rumus yang sering dipakai di dalamnya). Setiap bangun ruang mempunyai bentuk, volume, dimensi yang membutuhkan hitungan untuk merencakan dan membangun pada akhirnya.

Berikut di bawah ini beberapa rumus yang sering dipakai dan mungkin akan berguna dalam dunia konstruksi. Jika teman-teman semua mempunyai pengetahuan terkait, silahkan berbagi di kolom komentar, dengan senang hati jika berkenan membantu. Semoga bermanfaat dan selalu semangat berbagi.









Read more...

Cara Pengukuran dengan Alat Levelling, Theodolite, dan Tachometer (Dijamin Paham)


Sebenarnya hal ini sangat sederhana namun sangat berguna mengetahui jarak dengan menggunakan alat. 


Dari video di bawah ini dengan mudah bisa dipelajari Teknik dan perhitungannya.

Read more...

Cara Mudah dan Cepat Edit Grid Data pada SAP2000

Bagi teman-teman semua yang sudah akrab dengan aplikasi SAP2000, tentu mengetahui juga tentang tahapan dalam pengoperasian SAP2000. Salah satu tahapan awal biasanya adalah meng-edit grid data. Edit grid data yang dimaksud adalah garis-garis yang muncul pada saat penggambaran pemodelan struktur di SAP2000 menyesuaikan dengan gambar yang telah direncanakan oleh arsitek atau insinyur sipil.
Berikut dibawah ini akan dijelaskan cara mudah dan cepat untuk edit grid data versi penulis. Jadi, untuk teman-teman semua yang membaca blog ini yang punya cara-cara lainnya, bisa berkomentar di bawah.

1. Mengukur jarak antar struktur di AUTOCAD


2. Meng-copy template edit grid data dari SAP2000 ke Ms. Excel


3. Memasukkan data jarak dari AUTOCAD ke Ms.Excel


4. Copy template edit grid data ke SAP2000

Cara ini akan sangat efektif jika teman-teman semua sedang dalam pengerjaan sebuah penelitian yang membandingkan Gedung yang sama dengan analisis yang berbeda atau sangat tepat jika tidak ingin ribet melihat AUTOCAD – SAP2000 dengan sibuk gonta-ganti tab antar kedua aplikasi. Dengan cara ini kita cukup copy template edit grid data dari Ms. Excel ke SAP2000.

Read more...

5 Tahapan Menuju Alur Kerja Efisien – Desain dan Implementasi BIM bagi Kemajuan Perusahaan Anda



Design
Tahapan ini dapat diselesaikan dengan salah satu atau keduanya yaitu AutoCAD atau Revit.

Pricing
Model dan/atau gambar tersedia untuk harga kontraktor.

Modeling
Membangun rancangan atau model BIM meliputi data material dan/atau peralatan.

Coordination
Mendeteksi bentrokan dan menedit model/rancangan sekaligus menambahkan data detail.

Building
Model dan/atau rancangan mencukupi informasinya untuk membangun proyek. Data operasional dan perawatan ditambahkan.

Read more...

Daftar Aplikasi dan Penyedia Layanan BIM agar Tidak Ketinggalan Zaman dalam Industri Konstruksi


Sangat banyak pilihan dalam aplikasi BIM. Lihat daftarnya dibawah ini.
Meskipun BIM terbilang baru, namun kecendrungan pasar industri konstruksi begitu cepat dalam menerapkan BIM dan bisa dikatakan akan terus berlanjut tanpa ada pilihan untuk tetap mempertahankan gaya industry kontruksi yang lama. Dibawah ini adalah daftar komprehensif dari penyedia layanan BIM dari berbagai kategori.


Architecture
Autodesk Revit Architecture
Graphisoft ArchiCAD
Nemetschek Allplan Architecture
Gehry Technologies - Digital Project Designer
Nemetschek Vectorworks Architect
Bentley Architecture
4MSA IDEA Architectural Design (IntelliCAD)
CADSoft Envisioneer
Softtech Spirit
RhinoBIM (BETA)

Sustainability
Autodesk Ecotect Analysis
Autodesk Green Building Studio
Graphisoft EcoDesigner
IES Solutions Virtual Environment VE-Pro
Bentley Tas Simulator
Bentley Hevacomp
DesignBuilder

Structures
Autodesk Revit Structure
Bentley Structural Modeler
Bentley RAM, STAAD and ProSteel
Tekla Structures
CypeCAD
Graytec Advance Design
StructureSoft Metal Wood Framer
Nemetschek Scia
4MSA Strad and Steel
Autodesk Robot Structural Analysis

MEP
Autodesk Revit MEP
Bentley Hevacomp Mechanical Designer
4MSA FineHVAC + FineLIFT + FineELEC + FineSANI
Gehry Technologies - Digital Project MEP Systems Routing
CADMEP (CADduct / CADmech)

Construction (Simulation, Estimating and Const. Analysis)

Autodesk Navisworks
Solibri Model Checker
Vico Office Suite
Vela Field BIM
Bentley ConstrucSim
Tekla BIMSight
Glue (by Horizontal Systems)
Synchro Professional
Innovaya

Facility Managment
Bentley Facilities
FM:Systems FM:Interact
Vintocon ArchiFM (For ArchiCAD)
Onuma System
EcoDomus
Read more...

10 Tahapan Menuju BIM (Building Information Modelling) supaya Anda Bisa Berakselerasi dan Membuat Pekerjaan Lebih Mudah

Tidak hanya pemerintah saja yang memperhatikan BIM, namun juga industri mandiri lainnya juga menujukkan ketertarikannya pada kerjaan yang bersangkutan dengan BIM, pada sebuah tim BIM yang telah siap bekerja karena mereka sadar akan manfaat dari BIM. Kepintaran, 3D models, dan data yang mengendalikan proses BIM membuat sebuah pekerjaan menjadi lebih mudah seperti koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi. BIM telah menujukkan visualisasi yang lebih baik dalam kecepatan penerimaan dari sebuah proyek. Kesinambungan yang aktif pada analisis BIM juga mampu membantu sebuah tim dalam mengurangi dampak lingkungan di sebuah proyek.


Membuat pergerakan
Hampir di seluruh dunia, perusahaan kontraktor dan perencana yang belum mengadopsi BIM sedang berencana untuk menerapkan BIM dengan segera. Banyak dari perusahaan ini khawatir akan kemampuan perusahaan mereka dalam berkompetensi yang akan mengancam keberlangsungan perusahaan jika tidak segera mereka bertransisi ke BIM.  

Sementara itu, dalam penerapannya, BIM merupakan jalan satu arah yang tidak bisa berputar balik. Maka, dari itu berikut ini adalah cara mengatur proses perubahan yang sukses menuju BIM. Berikut ini adalah 10 tahapan yang dapat membantu sekaligus berakselerasi dalam proses dan mengurangi gangguan/kekacauan dalam perubahannya.

10 tahapan menuju BIM

Langkah pertama: ketahui BIM

Buatlah satu atau dua orang dalam perusahaan untuk belajar lebih lanjut mengenai BIM, bagaimana BIM akan mempengaruhi kinerja sebuah tim.

Langkah kedua: komunikasi perubahan kepada orang-orang dalam perusahaan.

Pemimpin dalam perusahaan yang baik akan mengambil alih perintah dan memberitahukan orang-orangnya untuk tahu bahwa perusahaan mereka sedang dalam proses menuju BIM dan itu merupakan kebutuhan kritis bagi perusahaan.

Langkah ketiga: siapkan akun software dan hardware yang dibutuhkan.

BIM bukanlah sebuah aplikasi atau software yang seperti kebanyakan orang bayangkan. Ini adalah sebuah proses kolaborasi yang mempercayai kepintaran 3D models. Tetapi, kalian akan membutuhkan software untuk membuat model tersebut. Ambil waktu untuk mengetahui lebih banyak software yang tersedia dan mulai mempertimbangkan yang mana software yang sudah ada dan cukup untuk mempermudah proses menuju BIM.

Langkah keempat: kembangkan perubahan rencana manajemen.

Rencana ini harus mencakup bagaimana alur kerja dan kinerja yang akan mungkin berubah, siapa saja orang-orang yang akan dilatih, kapan mereka akan mendapatkan pelatihan BIM tersebut, dan bagaimana mereka akan saling mendukung satu dengan yang lainnya ketika mereka mempunyai pertanyaan dan permasalahan dalam proses BIM.

Langkah kelima: mulailah program percontohan dan latihlah tim percontohan itu.

Jika sebelumnya perusahaan melakukan banyak proyek kecil dalam setiap tahunnya, sekarang sudah saatnya untuk mempertimbangkan sebuah proyek utama atau proyek percontohan dan mengambil pelajaran sebelum memulai beberapa proyek besar dan penting lainnya di tahun-tahun berikutnya.

Langkah keenam: dokumentasikanlah proses BIM dengan baik.

Saat proyek percontohan dilaksanakan, sangatlah penting untuk mendokumentasikan prosesnya. Hal ini akan berguna dalam menciptakan standard sebelum memulali proyek utama lainnya yang mana ide anda tentang standard ini mungkin bisa berubah seiring dengan penggunaan BIM.

Langkah ketujuh: kembangkan juara dalam BIM.

Kamu akan menemukan seseorang di dalam perusahaan yang sangat antusias tehadap BIM. Coba tempatkanlah orang tersebut kedalam setiap proyek penting dan kembangkan ia dengan tambahan pendukung yang dapat membantu kerjasama tim dalam mengadopsi BIM.

Langkah kedelapan: latih dan transisikan tim lainnya sepanjang waktu.

Kesalahan umum biasanya adalah melatihkan semua tim BIM hanya sekali, tetapi transisi proyek menuju BIM merupakan proses pelatihan/kursus sepanjang tahun atau dua tahun. Orang-orang biasanya cenderung melupakan proyek sebelumnya pada proyek selanjutnya, tentang apa yang telah mereka pelajari saat dilatih.

Langkah kesembilan: berintegrasi dengan model lainnya dalam BIM.

Berbagi model BIM kepada perusahaan BIM yang mempunyai kapabilitas yang baik untuk melihat manfaat sesungguhnya yang akan didapat dari BIM. Banyak perusahaan mengintegrasikan berbagai model kedalam satu-kesatuan. Padahal, berbagi model akan mengakselerasikan proses koordinasi dan membuka pintu kolaborasi ke tingkat yang lebih lanjut.


Langkah kesepuluh: kembangkan dan berinovasi dengan BIM.

Karena sebuah perusahaan menerapkan BIM, kamu akan menemukan bahwa BIM mampu memvisualisasikan hal yang lebih baru, koordinasi, dan menganalisis kemampuan. Carilah cara untuk mengubah kemampuan-kemampuan baru ini menjadi sebuah nilai, tawaran jasa yan baru untuk owner atau client yang berminat. Komunikasikanlah nilai dari BIM tersebut kepada client anda sekarang maupun yang potensial di dalam pasar anda, dan biarkan mereka mengetahui bahwa perusahaan yang sedang dikembangkan telah siap dan mumpuni memenuhi untuk sebuah BIM.

Read more...

Daftar Blog Teknik Sipil Terbaik Indonesia


Dengan adanya internet, hidup manusia kini menjadi lebih mudah jika digunakan dengan bijak. Anda, sebagai mahasiswa ataupun lulusan Teknik sipil perlu memanfaatkan keuntungan tersebut. Manfaatkanlah internet tidak hanya sebagai mencari hiburan seperti menonton youtube atau bermain social media. 

Coba cari tahu ilmu yang berguna seperti membaca blog-blog Teknik sipil yang akan menambah pengetahuan anda. berikut di bawah ini adalah sedikit daftar blog Teknik sipil Indonesia yang mempunyai segudang informasi seputar dunia Teknik sipil. Silahkan juga tambahkan blog-blog lainnya jika teman-teman semua mempunyai blog yang biasa kalian kunjungi. Daftar blog ini akan terus di-update. Semoga bermanfaat.











Read more...

Alat Berat pada Berbagai Jenis Proyek Konstruksi (Proyek Gedung, Jalan, Jembatan, dan Dam)

Pada setiap proyek terdapat keunikan dimana tidak semua alat berat perlu digunakan dalam proyek tersebut. Jenis-jenis proyek yang pada umumnya menggunakan alat berat adalah proyek gedung, pelabuhan, jalan, dam, irigasi, dan sebagainya.



1. Proyek Gedung
Alat berat yang umum digunakan di dalam proyek gedung adalah alat pemancang tiag fondasi (pile drivig), alat penggali (backhoe) yang digunakan untuk penggalian basement, crane untuk pemindahan vertical, truck untuk pemindahan horizontal, concrete mixer, dan lain-lain. Concrete mixer digunakan sebagai pencampur adukan beton dan concrete mixer truck sebagai pengankut campuran beton. Alat pemadat juga sering digunakan untuk memadatkan tanah di sekitar basement.

2. Proyek Jalan
Proyek jalan pada umumnya menggunakan alat gali, truck, dozer, grader, alat pemadat, loader, dan lain-lain. Alat gali digunakan untuk menggali saluran di sekitar badan jalan. Bulldozer berfungsi untuk mengupas tanah dan grader untuk membentuk permukaan tanah. Loader digunakan sebagai pemuat tanah ke dalam truck. Untuk jalan dengan perkerasan lentur digunakan asphalt mixing plant yang berfungsi untuk mencampurkan bahan campuran aspal yang kemudiian disebarkan, diratakan, dan dipadatkan dengan  menggunakan asphalt finisher. Sedangkan untuk perkerasan kaku beton diolah dengan menggunakan concrete batching plant yang kemudian dipindahkan dengan menggunakan truck mixer.

3. Proyek Jembatan
Alat berat yang digunkaan untuk proyek jembatan antara lain adalah alat pemancang tiang fondasi, alat penggali, crane, truck, concrete mixer atau concrete mixer truck, alat pemadat,   dan lain-lain.

4. Proyek Dam

Proyek dam pada umumnya menggunakan alat penggali tanah, crane, truck, concrete mixer atau concrete mixer truck, alat pemadat tanah, loader, bulldozer, grader. Alat penggali tanah yang umum digunakan untuk proyek dam berupa backhoe atau front shovel. Concrete mixer digunakan untuk pembuatan dinding penahan tanah.
Read more...

2 Pengklasifikasian Alat Berat (Fungsional dan Operasional) untuk Pekerjaan Konstruksi yang lebih Cepat dan Mudah

Alat berat merupakan faktor penting di dalam proyek, terutama proyek-proyek konstruksi dengan skala yang besar. Tujuan penggunaan alat-alat berat tersebut untuk memudahkan manusia dalam mengerjakan pekerjaannya sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai dengan lebih mudah pada waktu yang relatif lebih singkat.


1. Klasifikasi Fungsional Alat Berat

Klasifikasi fungsional alat berat merupakan pembagian alat berat berdasarkan fungsi-fungsi utama alat berat. Berdasarkan fungsinya alat berat dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

a. Alat Pengolah Lahan
Kondisi lahan proyek kadang-kadang masih merupakan lahan yang harus dipersiapkan sebelum lahan tersebut mulai diolah. Jika pada lahan tersebut masih terdapat semak atau pepohonan maka pembukaan lahan dapat dilakukan dengan menggunakan dozer. Untuk pengangkatan lapisan tanah paling atas dapat digunakan scraper. Sedangkan untuk pembentukan permukaan lahan agar rata, selain dozer dapat digunakan juga motor grader.

b. Alat Penggali
Jenis alat ini dikenal juga dengan excavator. Beberapa alat berat yang digunakan menggali tanah dan batuan. Alat-alat berat yang termasuk dalam kategori ini adalah front shovel, backhoe, dragline, dan clamshell.

c. Alat Pengangkut Material
Pengangkutan material lepas dengan jarak tempuh yang relative jauh, alat berat yang digunakan berupa belt, truck, dan wagon. Alat-alat ini memerlukan alat lain yang membantu memuat material ke dalamnya. Selain alat berat tersebut, crane termasuk di dalam kategori alat pengangkut material karena alat ini dapat mengangkut material secara vertical dan kemudian mmindahkannya secara horizontal, namun pada jarak jangkau yang relative kecil.

d. Alat Pemindah Material
Alat berat yang termasuk dalam kategori ini adalah alat berat yang biasanya tidak digunakan sebagai alat transportasi tetapi digunakan untuk memindahkan material dari satu alat kea lat berat yang lain. Loader dan dozer adalah alat pemindah material.

e. Alat Pemadat
Apabila suatu lahan dilakukan penimbunan, pada lahan tersebut perlu dilakukan pemadatan. Pemadatan juga dilakukan untuk pembuatan jalan, baik itu jalan tanah maupun jalan dengan perkerasan lentur ataupun perkerasan kaku. Alat berat yang termasuk sebagai alat pemadat adalah tamping roller, pneumatic-tired roller, compactor, dan lain-lain.

f. Alat Pemroses Material
Alat ini digunakan untuk mengubah batuan dan mineral alam menjadi suatu bentuk dan ukuran yang diinginkan. Hasilk dari alat ini misalnya adalah batuan bergradasi, semen, beton, dan aspal. Alat berat yang termasuk dalam kategori ini adalah crusher. Alat yang dapat mencampur material-material di atas juga dikategorikan ke dalam alat pemroses material seperti concrete batch plant dan asphalt mixing plant.

g. Alat Penempatan Akhir Material
Alat berat digolongkan pada kategori ini karena fungsinya adalah untuk menempatkan material pada tempat yang ditentukan. Di tempat atau lokasi ini material disebarkan secara merata dan dipadatkan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Alat berat yang termasuk di dalam kategori ini adalah concrete spreader, asphalt paver, motor grader, dan alat pemadat.

2. Klasifikasi Operasional Alat Berat

Alat perat, pada pengoperasiannya dapat dipindahan dari satu tempat ke tempat lain dan ada juga yang tidak dapat digerakkan atau statis. Dengan demkian klasifikasi alat berat berdasarkan pergerakannya dapat dibagi sebagai berikut:

a. Alat dengan Penggerak
Alat penggerak merupakan bagian dari alat berat yang menerjemahkan hasil dari mesin menjadi kerja. Bentuk dari alat penggerak tersebut adalah crawler atau roda kelabang dan ban karet. Sedangkan belt merupakan alat penggerak pada conveyor belt.

b. Alat Statis
Alat berat yang terrmasuk di dalam klasifikasi ini adalah tower crane, batching plant baik untuk beton maupun untuk aspal, serta crusher plant.
Read more...

9 Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Alat Berat, Bahaya! Jangan sampai Salah Pilih

Pemilihan alat berat dilakukan pada tahap perencanaan, dimana jenis, jumlah, kapasitas alat berat merupakan factor penentu. Tidak semua jenis alat berat dapat digunakan untuk setiap proyek konstruksi, oleh sebab itu pemilihan alat berat yang tepat sangatlah diperlukan. Apabila terjadi kesalahan dalam pemilihan alat berat maka akan terjadi keterlambatan di dalam pelaksanaan, biaya proyek yang membengkak, dan hasil yang tidak sesuai dengan rencana.

Di dalam pemilihan alat berat, ada beberapa factor yang harus diperhatikan sehingga kesalahan di dalam pemilihan alat dapat dihindarkan. Factor-faktor tersebut antara adalah sebagai berikut:


1. Fungsi yang harus dilaksanakan
Alat berat dikelompokkan berdasarkan fungsinya seperti menggali, mengangkut, meratakan permukaan, dan lain-lain. Dengan demikian, pemilihan alat berat harus benar-benar memperhatikan jenis pekerjaan apa yang akan dilaksanakan.

2. Kapasitas alat berat
Pemilihan alat  berat didasarkan oada volume total atau berat material yang harus diangkut atau dikerjakan. Kapasitas alat yang dipilih harus sesuai sehingga pekerjaan dapat diselesaikan pada waktu yang telah ditentukan.

3. Cara operasi
Alat berat dipilih berdasarkan arah (horizontal maupun vertical) dan jarak gerakan, kecepatan, frekuensi gerakan, dan lain-lain.

4. Pembatasan dari metode yang digunakan
Pembatasan yang memperngaruhi pemilihan alat berat antara lain peraturan lalulintas, biaya, dan pembongkaran. Selain itu metode konstruksi yang dipakai data membuat pemilihan alat dapat berubah.

5. Ekonomi
Selain biaya investasi atau biaya sewa peralatan, biaya operasi dan pemeliharaan merupakan factor penting di dalam pemilihan alat berat.

6. Jenis proyek
Ada beberapa jenis proyek yang umumnya menggunakan alat berat. Proyek-proyek tersebut antara lain proyek gedung, pelabuhan, jalan, jembatan, irigasi, pembukaan hutan, dam, dan sebagainya.

7. Lokasi proyek
Lokasi proyek juga merupakan hal lain yang penting diperhatikan dalam pemilihan alat berat. Sebagai contoh lokasi proyek di dataran tinggi memerlukan alat berat berbeda dengan sebaliknya.

8. Jenis dan daya dukung tanah
Jenis tanah di lokasi proyek dan jenis material yang akan dikerjakan dapat mempengaruhi alat berat yang akan dipakai. Tanah dapat dalam kondisi padat, lepas, keras, atau lembek.

9. Kondisi lapangan
Kondisi dengan medan yang sulit dan medan yang relative baik merupakan factor lain yang mempengaruhi pemilihan alat berat.
Read more...

Cara Lengkap dan Mudah Mengurus IMB (Izin Mendirikan Bangunan) – syarat, alur pengajuan, waktu, dan biaya

Banyak masyarakat yang merasa malas untuk membuat sendiri surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) kebanyakan diantara mereka justru menyuruh orang lain ataupun calo karena tidak tahu menahu tentang cara mengurus maupun syarat IMB. Padahal jika mau dikerjakan, ternyata membuat surat izin mendirkan bangunan sangatlah mudah.

Mengurus urusan legalitas seperti IMB ini, tentu sangat penting bagi mereka yang baru membeli rumah, baik cash ataupun kpr, karena jika properti Anda tidak memiliki surat-surat beharga maka nilai properti Anda akan berkurang atau lemah dimata hukum.


Arti / Pengertian IMB
Arti atau pengertian IMB (Izin Mendirikan Bangunan) adalah produk hukum yang berisi persetujuan atau perizinan yang dikeluarkan oleh Kepala Daerah Setempat (Pemerintah kabupaten / kota) dan wajib dimiliki / diurus pemilik bangunan yang ingin membangun, merobohkan, menambah / mengurangi luas, ataupun merenovasi suatu bangunan.

Kehadiran IMB (izin mendirikan bangunan) pada sebuah bangunan sangatlah penting, karena bertujuan untuk menciptakan tata letak bangunan yang aman dan sesuai dengan peruntukan lahan. Bahkan keberadaan IMB juga sangat dibutuhkan ketika terjadi transaksi jual beli rumah. Pemilik rumah yang tidak memiliki IMB nantinya akan dikenakan denda 10 persen dari nilai bangunan, rumah pun juga bisa dibongkar.  

Nah, bagi Anda yang saat ini masih bingung bagaimana cara untuk mengurus IMB, berikut ini beberapa syarat imb rumah tinggal maupun non tinggal.

Syarat IMB Rumah Tinggal

Persyaratan / Syarat IMB Rumah Tinggal
Sebelum menjalankan proses pembuatan IMB, setiap pemohon diwajibkan untuk melengkapi beberapa persyaratan IMB, diantaranya adalah foto kopi identitas pemilik, foto kopi SPPT dan Bukti Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Tahun Berjalan, foto kopi surat kepemilikan tanah, surat kuasa (bila dikuasakan), surat pernyataan kepemilikan tanah.    

Alur Pengajuan IMB Rumah Tinggal
Bagi Anda yang memiliki rumah di bawah 500 meter persegi, mengurus IMB bisa langsung datang kecamatan di loket Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kecamatan, setelah itu Anda bisa langsung mengisi formulir untuk pengajuan pengukuran tanah. Satu minggu kemudian petugas akan datang ke rumah Anda dan mengukur dan membuat gambar denah rumah Anda, setelah gambar jadi maka dapat dijadikan blueprint untuk IMB.

Lama Proses Pembuatan IMB Rumah Tinggal 
Setelah gambar denah selesai, baru proses pengajuan IMB bisa dilaksanakan, jangka waktu lama pembuatan IMB sendiri bisa memakan waktu 15 hari kerja.

Biaya Pengurusan IMB Rumah Tinggal    
Biaya pengurusan IMB sendiri dihitung berdasarkan luasan rumah tersebut, yakni per meter persegi dikenakan biaya Rp 2.500.

Syarat IMB Non Rumah Tinggal / Bangunan Umum

Persyaratan / Syarat IMB Bangunan Umum (Non Rumah Tinggal s/d 8 lantai)
Untuk membuat IMB Bangunan Umum Non Rumah Tinggal (s/d 8 lantai) pemohon harus melengkapi beberapa syarat mengurus IMB berupa :
  1. Formulir permohonan IMB.
  2. Surat pernyataan tidak sengketa (bermaterai).
  3. Surat Kuasa (jika dikuasakan).
  4. KTP dan NPWP ( pemohon dan/yang dikuasakan).
  5. Surat Pernyataan Keabsahan dan Kebenaran Dokumen.
  6. Bukti Pembayaran PBB.
  7. Akta Pendirian (Jika pemohon atas nama perusahaan/badan/yayasan).
  8. Bukti kepemilikan tanah (surat tanah).
  9. Ketetapan Rencana Kota (KRK)/RTLB.
  10. SIPPT (untuk luas tanah > 5.000 m2).
  11. Gambar rancangan arsitektur (terdiri atas gambar situasi, denah, tampak, potongan, sumur resapan) direncanakan oleh  arsitek yang memiliki IPTB, diberi notasi GSB, GSJ dan batas tanah).
  12. Gambar konstruksi serta perhitungan konstruksi dan laporan penyelidikan tanah (direncanakan oleh perencana konstruksi yang memiliki IPTB).
  13. Gambar Instalasi (LAK/LAL/SDP/TDP/TUG).
  14. IPTB (Izin Pelaku Teknis Bangunan) arsitektur, konstruksi dan instalasi ( legalisir asli ).
  15. IMB lama dan lampirannya (untuk permohonan merubah/menambah bangunan).

Tahap Pengajuan IMB Bangunan Umum (Non Rumah Tinggal s/d 8 lantai)
  1. Pertama pemohon datang ke loket Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) kota Administrasi dimana Anda tinggal, kemudian mengisi formulir yang diajukan, setelah itu menyerahkan syarat-syarat atau dokumen yang dibawa, kemudian berkas akan diteliti dan akan di survey ke lokasi.
  2. Setelah di survey kemudian petugas akan menghitung besaran retribusi atau biaya yang harus dikeluarkan oleh pemohon, kemudian pemohon membayar retribusi yang ditetapkan di bank DKI dan meminta bukti pembayaran dan kemudian menyerahkannya ke loket PTSP kota Administrasi. Setelah itu baru IMB dapat diambil oleh pemohon.

Biaya Membuat IMB Bangunan Umum Non Rumah Tinggal (8 Lantai)
Untuk biayanya membuat IMB Bangunan Umum Non Rumah tinggal sendiri disesuaikan dengan Perda No 1 tahun 2015 dengan berdasarkan luas bangunan x indek bangungan x harga satuan retribusi.

Lama Proses Pembuatan IMB Bangunan Umum Non Rumah Tinggal (8 Lantai)
Lama pembuatan IMB sendiri adalah 25 hari kerja, sejak dokumen teknis disetujui. Jika sudah jadi IMB bisa langsung diambil di loket PTSP Kota Administrasi setempat.

Syarat IMB Bangunan Umum (Non Rumah Tinggal) 9 lantai lebih

Hampir sama seperti syarat-syarat membuat IMB Bangunan Umum untuk non rumah (s/d 8 lantai), untuk bangunan setinggi sembilan lantai lebih pun, harus memeuhi beberapa persyaratan di bawah ini :
  1. Formulir Pendaftaran IMB.
  2. Fotokopi KTP dan NPWP Pemohon.
  3. Fotokopi Sertifikat Tanah, yang telah dilegalisir Notaris.
  4. Fotokopi PBB Tahun terakhir.
  5. Menyertakan Ketetapan Rencana Kota (KRK)  dan Rencana Tata Letak Bangunan (RTLB/ Blokplan) dari BPTSP.
  6. Mencantumkan fotokopi Surat Izin Penunjukkan Penggunaan Tanah  (SIPPT) dari Gubernur, apabila luas tanah daerah perencanaan 5.000 M2 atau lebih.
  7. Gambar rancangan arsitektur (terdiri atas gambar situasi, denah, tampak, potongan, sumur resapan) direncanakan oleh  arsitek yang memiliki IPTB, diberi notasi GSB, GSJ dan batas tanah).
  8. Rekomendasi hasil persetujuan Tim Penasehat Arsitektur Kota (TPAK), apabila luas bangunan 9 Lantai atau lebih.
  9. Hasil Penyelidikan Tanah yang dibuat oleh Konsultan.
  10. Persetujuan Hasil Sidang TPKB, apabila ketinggian bangunan 9 lantai atau lebih dan atau bangunan dengan basement lebih dari 1 lantai, atau bangunan dengan struktur khusus.
  11. Gambar Instalasi (LAK/LAL/SDP/TDP/TUG).
  12. Rekomendasi UKL/UPL dari BPLHD apabila luas bangunan 2.000 sampai dengan 10.000 M2, atau Rekomendasi AMDAL apabila luas bangunan lebih dari 10.000 M2.
  13. Surat Penunjukan Pemborong dan Direksi Pengawas Pelaksanaan Bangunan dari Pemilik Bangunan.
  14. Surat Kuasa (jika dikuasakan).

Alur Membuat IMB Bangunan Umum (Non Rumah Tinggal) 9 Lantai atau lebih
  1. Untuk mengurus IMB Bangunan Umum (Non Rumah Tinggal) 9 lantai ini, setiap pemohon yang berdomisili di Jakarta terlebih dahulu mengisi formulir pendaftaran di loket Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) Kantor Provinsi DKI Jakarta. 
  2. Di sana pemohon juga diwajibkan untuk menyertakan persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan, kemudian berkas-berkas yang telah masuk akan diteliti dan disidangkan oleh Tim Penasehat Arsitektur Kota (TPAK). Setelah lulus maka akan disidangkan kembali berdasarkan Pencanaan Struktur oleh Tim Penasehat Konstruksi Bangunan (TPKB) dan Perencanaan Instalasi dan M&E ke Tim Penasehat Instalasi Bangunan (TPIB).
  3. Kemudian petugas akan menghitung besarnya retribusi/biaya IMB, setelah itu pemohon harus segera membayar biaya retribusi IMB melalui Bank DKI dan meminta tanda bukti pembayaran yang kemudian diserahkan ke loket BPTSP di kantor Provinsi DKI Jakarta, setelah itu maka berkas permohonan IMB dapat diterbitkan.
  4. IMB yang telah diterbitkan akan diinformasikan melalui SMS atau telepon kepada pemohon dan IMB dapat diambil oleh pemohon di loket PBTSP.

Biaya Pembuatan IMB Bangunan Umum Non Rumah Tinggal (9 Lantai Lebih)
Retribusi atau biaya pembuatan IMB diatur beradasarkan beberapa aspek, perhitungannya adalah sebagai berikut, Luas Bangunan x indek x Harga Satuan Retribusi (Seperti yang diatur dalam Perda No.1 tahun 2015.

Lama Waktu Pembuatan

Berdasarkan SK Gubernur No.129 tahun 2012, IMB bisa selesai dikerjakan selama 25 hari kerja, terhitung sejak dokumen teknis disetujui.   
Read more...

 

TeknikSipil.NET Copyright © 2018